Showing posts with label Unknown Source. Show all posts
Showing posts with label Unknown Source. Show all posts

Thursday, May 1, 2008

Berbulan Madu dengan Bidadari…

"Azri Al Aziz" kanda.azri@yahoo.com

Salamun'alaik Warahmatullahi Ta'ala Wabarakatuh. .

Salam serta selawat ke atas Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam, ahli keluarga baginda serta salam kepada para sahabat yang berjuang menegakkan Islam di muka bumi ini.

Berbulan Madu dengan Bidadari…

Pada zaman Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam hiduplah seorang pemuda yang bernama Zahid yang berumur 35 tahun namun belum juga menikah. Dia tinggal di Suffah masjid Madinah. Ketika sedang memperkilat pedangnya tiba-tiba Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam datang dan mengucapkan salam. Zahid kaku dan menjawabnya agak gugup.

"Wahai saudaraku Zahid….selama ini engkau sendiri saja," Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam menyapa.

"Allah bersamaku ya Rasulullah," kata Zahid.

"Maksudku kenapa engkau selama ini engkau membujang saja, apakah engkau tidak ingin menikah…," kata Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam.

Zahid menjawab, "Ya Rasulullah, aku ini seorang yang tidak mempunyai pekerjaan tetap dan wajahku hodoh, siapa yang mahu akan diriku ya Rasulullah?"

" Asal engkau mahu, itu urusan yang mudah!" kata Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam.

Kemudian Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam memerintahkan sekretarisnya untuk membuat surat yang isinya adalah melamar kepada wanita yang bernama Zulfah binti Said, anak seorang bangsawan Madinah yang terkenal kaya raya dan terkenal sangat cantik jelita. Akhirnya, surat itu dibawa ke rumah Zahid dan ia diserah sendiri oleh Zahid ke rumah Said. Disebabkan di rumah Said sedang ada tetamu, maka Zahid setelah memberikan salam kemudian memberikan surat tersebut dan diterima di depan rumah Said.

"Wahai saudaraku Said, aku membawa surat dari Rasul yang mulia diberikan untukmu saudaraku."

Said menjawab, "Adalah suatu kehormatan buatku."

Lalu surat itu dibuka dan dibacanya. Ketika membaca surat tersebut, Said agak terperanjat karena tradisi Arab perkawinan yang selama ini biasanya
seorang bangsawan harus kawin dengan keturunan bangsawan dan yang kaya harus kawin dengan orang kaya, itulah yang dinamakan SEKUFU.

Akhirnya Said bertanya kepada Zahid, "Wahai saudaraku, betulkah surat ini dari Rasulullah?"

Zahid menjawab, "Apakah engkau pernah melihat aku berbohong…."

Dalam suasana yang seperti itu Zulfah datang dan berkata, "Wahai ayah, kenapa sedikit tegang terhadap tamu ini…. bukankah lebih baik dijemput masuk?"

"Wahai anakku, ini adalah seorang pemuda yang sedang melamar engkau supaya engkau menjadi istrinya," kata ayahnya.

Disaat itulah Zulfah melihat Zahid sambil menangis sejadi-jadinya dan berkata, "Wahai ayah, banyak pemuda yang tampan dan kaya raya semuanya
menginginkan aku, aku tak mau ayah…..!" dan Zulfah merasa dirinya terhina.

Maka Said berkata kepada Zahid, "Wahai saudaraku, engkau tahu sendiri anakku tidak mau…bukan aku menghalanginya dan sampaikan kepada Rasulullah bahawa lamaranmu ditolak."

Mendengar nama Rasul disebut ayahnya, Zulfah berhenti menangis dan bertanya kepada ayahnya, "Wahai ayah, mengapa membawa-bawa nama rasul?"

Akhirnya Said berkata, "Lamaran ke atasmu ini adalah perintah Rasulullah."

Maka Zulfah istighfar beberapa kali dan menyesal atas kelancangan perbuatannya itu dan berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah, kenapa sejak tadi
ayah berkata bahwa yang melamar ini Rasulullah, kalau begitu segera aku harus dinikahkan dengan pemuda ini. Kerena ingat firman Allah dalam
Al-Qur'an surah An Nur 24 : Ayat 51. "Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan Rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) diantara mereka ialah ucapan. Kami mendengar, dan kami patuh/taat". Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. (QS. An Nur 24:Ayat 51)"

Zahid pada hari itu merasa jiwanya melayang ke angkasa dan baru kali ini merasakan bahagia yang tiada taranya dan segera melangkah pulang. Sampai di masjid ia bersujud syukur. Rasul yang mulia tersenyum melihat gerak-gerik Zahid yang berbeda dari biasanya.

"Bagaimana Zahid?"

"Alhamdulillah ia diterima ya Rasul," jawab Zahid.

"Sudah ada persiapan?"

Zahid menundukkan kepala sambil berkata, "Ya Rasul, kami tidak memiliki apa-apa."

Akhirnya Rasulullah menyuruhnya pergi ke Abu Bakar, Uthman, dan Abdurrahman bin Auf. Setelah mendapatkan wang yang cukup banyak, Zahid pergi ke pasar untuk membeli persiapan perkawinan. Dalam keadaan itu jugalah Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wasallam menyeru umat Islam untuk menghadapi kaum kafir yang akan menghancurkan Islam.

Ketika Zahid sampai di masjid, dia melihat kaum Muslimin sudah siap-siap dengan perlengkapan senjata, Zahid bertanya, "Ada apa ini?"

Sahabat menjawab, "Wahai Zahid, hari ini orang kafir akan menghancurkan kita, maka apakah engkau tidak mengetahui?" .

Zahid istighfar beberapa kali sambil berkata, "Wah jika begitu perlengkapan nikah ini akan aku jual dan akan ku beli kuda yang terbaik."

Para sahabat menasihatinya, "Wahai Zahid, nanti malam kamu berbulan madu, tetapi engkau hendak berperang?"

Zahid menjawab dengan tegas, "Itu tidak mungkin!"

Lalu Zahid menyitir ayat sebagai berikut, "Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu
usahakan, perniagaan yang kamu khuatiri kerugiannya dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih baik kamu daripada cintakan Allah dan Rasul-Nya (dengan) berjihad di jalan-Nya. Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik." (QS At Taubah: Ayat 24).

Akhirnya Zahid (Aswad) maju ke medan pertempuran dan mati syahid di jalan Allah.

Rasulullah berkata, "Hari ini Zahid sedang berbulan madu dengan bidadari yang lebih cantik daripada Zulfah."

Lalu Rasulullah membacakan Al-Qur'an;

"Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur dijalan Allah itu mati, bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezeki. Mereka dalam keadaan gembira disebabkan kurnia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal dibelakang yang belum menyusul mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Surah Ali Imran Ayat 169-170.

"Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu) mati, bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi
kamu tidak menyadarinya. " (Al Baqarah :Ayat 154).

Pada saat itulah para sahabat meneteskan air mata dan Zulfahpun berkata, "Ya Allah, alangkah bahagianya calon suamiku itu, jika aku tidak dapat mendampinginya di dunia, maka izinkanlah aku mendampinginya di akhirat."

HIKMAH
Mudah-mudahan bermanfaat dan bisa menjadi renungan buat kita bahwa, "Untuk Allah di atas segalanya, and die as syuhada." Jazakumullah.

**__________ _________ _________ _________ _________ **

Demi Allah, Demi Rasul, Demi Islam Yang Tercinta..
Subhanallah Wallhamdulillah Wala Ilaha Illallah Allahu Akhbar..

**__________ _________ _________ _________ _________ **


Tidak Sejahat Firaun

"Street Knowledge" naxyla@hotmail.com

Khalifah Al-Makmun memang kurang disukai oleh rakyatnya. Banyak ulama dan orang salih yang memusuhinya. Bahkan sejarah mencatat beberapa nodahitam dalam masa pemerintahannya.

Oleh kerana itu, acap kali mimbar-mimbar agama dimanfaatkan oleh para mubalig untuk menyerukan masyarakat agar lebih bersungguh-sungguh melawan kemungkaran dan kezaliman para penguasa. Namun sejauh itu, tidak ada yang berani menunjuk hidung dan dengan terang-terangan mencacinya.

Pada suatu Jumaat, Khalifah Al-Makmun mengunjungi Bashrah. Ia ikut sholat di masjid agung kota kelahiran Imam Hasan Al-Bashri itu. Tiba-tiba sang khatib dalam khutbahnya menyebut namanya dengan nada tidak sopan dan membongkar serta menuduh keculasan-keculasan secara kasar. Khalifah mengelus dada. Siapa tahu khatib itu cuma terbawa emosi akibat hawa panas yang sedang menyengat seluruh negeri?

Kali yang lain, ketika Khalifah menjalankan sholat jemaah di mesjid yang berbeza, kebetulan khatibnya sama, seperti pada waktu ia bersembahyang di masjid agung Bashrah. Dan khatib itu mengulangi kembali makian serta kutukan-kutukannya kepada Al-makmun. Di antaranya sang khatib berdoa, "Mudah-mudahan Khalifah yang sewenang-wenang ini dilaknat oleh Allah s.w.t." Maka habislah kesabaran Al-Makmun. Khatib itu diperintahkan untuk datang menghadap ke istana. Setengah dipaksa, khatib tersebut akhirnya mahu juga mengunjungi Khalifah.

Kepada khatib yang keras itu Al-Makmun betanya, "Kira-kira, manakah yang lebih baik, tuan atau Nabi Musa?" Tanpa berfikir lagi, sang khatib yang galak itu menjawab, "Sudah tentu Nabi Musa lebih baik daripada saya. Tuan pun tahu bukan?" "Ya,ya. Saya fikir begitu," sahut Al-Makmun. "lalu, siapakah menurut pendapat tuan yang lebih jahat, saya atau Firaun?" Disini sang khatib terperangah. Ia sudah boleh menduga kemana tujuna pertanyaan itu. Namun ia harus menjawab sejujurnya. Maka ia lantas berkata, "Pada hemat saya, Firaun masih lebih jahat daripada tuan."

Al-Makmun kemudian menegur, "Maaf, tuan. Seingat saya, bagaimana pun jahatnya Firaun, sampai ia mengaku tuhan, dan bertindak kejam kepada umat Nabi Musa, malah telah menebus hidup-hidup dayang-dayang putrinya yang bernama Masyitah beserta susuannya, pun Nabi Musa diperintahkan Allah untuk berkata dengan lemah lembut kepada si zalim itu. Tolong dapatkah tuan membacakan buat saya perintah Allah yang dimuat dalam Al-Quran tersebut?"
Tergagap-gagap sang khatib membacakan surah Thoha ayat 44 yang artinya: "Berikanlah, hai Musa dan Harun, kepada Firaun nasihat-nasihat yang baik dengan bahasa yang halus, mudah-mudahan ia mahu ingat dan menjadi takut kepada Allah."

Khalifah Al-Makmun tersenyum sebelum dengan tegas bertitah,"kerana itu, pantas bukan kalau saya meminta tuan untuk menegur saya dengan bahasa yang lebih sopan dan sikap yang lebih bertata krama? Lantaran tuan tidak sebaik Nabi Musa dan saya tidak sejahat Firaun? Ataukah barangkali tuan mempunya Al-Quran lain yang memuat ayat 44 surat Thaha itu?"
Khatib tersebut tidak boleh menjawab sepatah pun. Hatinya tidak puas, rasanya masih ingin mengutuk Al-Makmun dengan kalimat yang lebih garang dan keras. Akan tetapi, bagaimanapun pahitnya, perintah Allah harus dipatuhi, ayat Al-Quran harus dipegang. Kerananya, sejak saat itu ia berkhutbah dengan nada yang berubah dan isi yang lebih menyentuh. Terbukti, dengan cara itu, makin banyak masyarakat yang terpikat dengan pengajaran-pengajar annya, lalu berbalik langkah dari dunia hitam yang penuh maksiat, untuk bertaubat melaksanakan ibadah yang lebih taat.

Melalui mimbar-mimbarnya, ia sudah berani lantang mengutip surah An-Nahl ayat 125 yang berbunyi : "Serulah ke jalan Tuhanmu dengan bijaksana, dengan nasihat yang baik, dan berhujahlah kepada mereka dengan landasan yang lebih mendalam."

Nyatanya, acap kali manusia dapat menggali mutiara dari lumpur laut yang hitam legam. Sebab dari seekor ular yang berbisa dan menjijikkan, keluarlah berbutir-butir telur yang halal dimakan. Maka patutlah apabila Sayidina Ali bin Abi Thalib pernah berpesan, "lihatlah apa yang dikatakan, dan jangan melihat siapa yang mengatakan."

Hadis Minggu Ini : Roh Harum Dan Ruh Busuk

"umar faruqi" faruqi03@yahoo.com

Kategori : AKIDAH Akhlak
Tajuk : Roh Harum Dan Ruh Busuk



Maksud Hadith :


Dari Abu Hurairah r.a katanya:"Apabila roh orang-orang mukmin keluar dari tubuhnya dua orang malaikat menyambutnya dan menaikkannya ke langit." Kata Hammad :"Kerana baunya harum seperti kasturi." Kata penduduk langit " Roh yang baik datang dari bumi. Sallallahu `alaika (semoga Allah melimpahkan kebahagiaan kepadamu) dan kepada tubuh tempat engkau bersemayam." Lalu roh itu dibawa ke hadapan Tuhannya Azza wa Jalla.


Kemudian Allah berfirman:"Bawalah dia ke Sidratul Muntaha dan biarkan di sana hingga hari kiamat." Kata Abu Hurairah selanjutnya: " Apabila roh orang-orang kafir keluar dari tubuhnya – kata Hammad, berbau busuk dan mendapat makian-, maka berkata penduduk langit,"Roh jahat datang dari bumi." Lalu diperintahkan, bawalah dia ke penjara dan biarkan di sana hingga hari kiamat."

(Muslim)



Huraian

Kematian sesungguhnya amat menyiksakan. Kematian orang-orang yang
tidak beriman mempunyai banyak perbezaan dengan kematian orang-orang
yang beriman. Tanda-tandanya bukan sahaja dapat dilihat oleh orang
yang hidup bahkan ini diperakukan sendiri di dalam al-Quran melalui
firman Allah S.W.T yang maksudnya:


"Kalau sekiranya kamu dapat melihat malaikat-malaikat mencabut nyawa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka serta berkata, "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar." (niscaya kamu akan merasa sangat ngeri) (al-Anfal :50).


Rasulullah s.a.w sekalipun dianggap sebagai kekasih Allah turut merasakan kesakitan sakratulmaut. Itupun baginda diperlakukan secara lembut oleh malaikat. Maka bayangkanlah bagaimana kesakitannya jika kita selaku insan biasa dapat berhadapan dengan situasi ini. Oleh itu seharusnya kita sentiasa berwaspada agar tidak tergolong di kalangan orang-orang yang tidak beriman, lalai dan lupa kepada Allah kerana sudah pasti roh kita nanti bakal ditempatkan di dalam penjara sehingga hari kiamat.

Sunday, April 20, 2008

Secrets of the perfect interview

"Siti-Umairah SCHENKER" siti-umairah.schenker@st.com

Secrets of the perfect interview

For many people, interviews are the scariest part of job hunting. But they shouldn't be! If you know what to expect and are ready for anything, there's nothing to worry about. And with the help of Arabian Woman, you can ace any interview that comes your way. We know all the tricks, from what to wear to what to say - even how to improve your chances of success after the interview is over

It's all in the mind
The first thing you have to do is make sure that you are going in with the right attitude. It may seem natural to be frightened about a job interview, but you just need to change the way you are thinking about it. Many people spend hours thinking about all the things that could go wrong, and then - not surprisingly - they do. Instead of thinking of an interview as a test where your potential employer is trying to trip you up, think of it instead as a chance to show off what you know and what you can do. This is your chance to prove yourself far better than a letter or a CV can ever do; think of it as a game or a performance.

Also, remember that the situation is not just about an employer interviewing you for a position - you are also interviewing them to see if the company is one that you would be happy being part of. If you believe this, you'll project the attitude of someone who has a lot of job offers to choose from, and is not just desperate to take the first offer that comes her way.

Positive thinking gurus such as Anthony Robbins recommend doing a ‘visualisation' before going for an interview. Spend the evening before quietly picturing the interview going well in your head, like a movie. See yourself giving firm handshakes, hear yourself giving intelligent answers and feel yourself being relaxed and confident.

Preparation is vital
Like any test, you should prepare for a job interview ahead of time. Think about what the employer will want to know, and have some good answers ready. Employers want people who are motivated and positive, so make sure that any answer you give reflects these qualities.Although every interview is different, there are stock questions that always come up, and having an answer at your fingertips will make you more confident, and impress the interviewer. Take the time to think about a few scenarios where you have excelled yourself in the past, solved a difficult problem or made a real difference to your company; interviewers will often ask for examples of these and they can be hard to remember on the spur of the moment.

Another popular question is asking your weaknesses or faults; the savvy interviewee will know how to turn these negatives into a positive, admitting a weakness that can also be viewed as a strength. Explaining you have difficulties delegating, pay too much attention to detail or always feel the need to be challenged are good answers. The trick with answering negative questions about previous mistakes or failed jobs is to explain how you learnt from the experience and are now a better worker because of it. Practice one or two with a friend.

Employers are also looking for someone who has the skills that the job entails, rather than having to train someone from scratch. Research the company thoroughly, as “what do you know about us?” is another popular question, and “nothing” is not an acceptable answer. Look on their Website, ask around, read the newspapers. Think about what the company and the position needs, and prepare your skills so that they fit the picture. The job advertisement should also give you some clues as to what they are looking for. Think of an example or a way that you fit every specification that they have mentioned. Remember, the more prepared you are, the more confident you will be.

First impressions count
Know exactly where you are going and the name of who you will be meeting and speaking to when you get there. Although it may seem like common sense to arrive on time, always give yourself a good 15 minutes extra; this is not a day you want to get caught in a traffic jam and arrive flustered. Also, this gives you time to fill out an application form neatly when you arrive, if they have one. Give a firm handshake, look the interviewer in the eye and greet them by name.

It may sound obvious, but an interview is one occasion where you must be on your best behaviour. You never get a chance to make a second impression, and you want to be remembered for all the right reasons. Treat everyone you meet with politeness, from the MD to the office boy. Be on show from the moment you walk into the office; you may think no-one is watching you send gossip on your mobile for half an hour while you are waiting to be seen, but secretaries will often report back to the boss. There is a big list of don'ts; never chew gum or smoke, don't fidget, don't leave your phone on, and don't interrupt. Most importantly, don't be rude about your previous employers or anyone else in the market. Not only will this make you seem like negative rather than positive, but you never know what the interviewer' s relationship to them might be. Your previous boss may be his golf partner.

You will probably be asked why you are looking at moving on from your previous job. Make sure that the answer makes you look like a motivated person who is trying to grow, rather than a difficult one who can't work with others.

Look the part
Research shows that a first impression has been made, based on what you look like, in the first ten seconds of a job interview.

The best advice we've ever heard is to dress as though you already have the job. Know what professionals in that field wear (discounting things like uniforms, of course!) and dress at the same level or above. However, if the office is casual, still dress smart. This is not the time to try out a new fashion trend or be even slightly shocking; a conservative suit fits any occasion. Make sure that it fits well and you are comfortable in it; nothing looks worse than someone who is constantly tugging on ‘ straps, pulling down a shirt, or stumbling on high heels.

Navy, black and grey give the most 'professional' image. Let the colour psychologists guide you for your accessories; red says you are confident and outgoing, yellow that you have a sense of humour, blue that you are intellectual and efficient and green that you can keep your head in a crisis.

Body language is exceptionally important.
Although you and the interviewer may not consciously notice how you are holding yourself, it does have an influence on the interview. Eye contact is a must, as this shows that you are confident, sincere and have nothing to hide. Avoid touching your face or ears, or fiddling; this indicates evasiveness or lying. Crossed arms or legs will make you seem unapproachable. Don't slouch, as this indicated slovenliness, and don't sit too far forward, as you'll appear tense. The trick is to sit upright but relaxed; drop your shoulders slightly and take a breath before starting.

Have an interview strategy
The interviewer is there to ask questions, and you are there to give confident, intelligent answers. No matter what they ask, make sure that your answers do one thing; explain how you are the right person for this position. There are no wrong answers to interview questions; but there are answers that will make you seem more suited for the job than others. One way to make sure that yours do is to verify your answers; when ask about strengths, give examples. Rather than saying “I'm a good salesperson”, say “My ability to sell is shown in the fact that I exceeded my targets by 50 per cent every month last year.” It may feel like showing off, but if you don't tell them, how will they know?

Make sure you ask questions too. Interviews are not a one-way street. Asking your own questions shows that you have thought seriously about the company before coming, and that you want to make sure that they would fit in with you as well as you with them. And remember, you need to find out if you really want this job!

Have at least half a dozen questions prepared that need more than a yes or no answer. Ask about the nature of the work, the opportunities for growth and development and the training given to new staff. Ask how the position you are applying for fits into the company structure, and what it means on a day-to-day basis. Also ask some questions about where the company is going and what its future strategies are, and how it is adapting to industry trends. Knowing what is going on in their industry and asking how they see it always comes across as very impressive to interviewers, so read around first.

Another good question is to ask what they are looking for in the perfect person to fill this job; you can then make sure you let them know that you fit all their criteria before the end of the interview. And remember - questioning the interviewer does not mean asking about wages or benefits! Wait until you have been offered the position to talk about money, and don't be the one to bring it up.

Stay calm, speak slowly and try to let the interview turn into a conversation, rather than a question and answer session. If the dialogue flows naturally then the interviewer will think that they have more in common with you and know you better than they actually do. Therefore, let them direct the conversation but take an active part in it by speaking freely and not giving one-word answers. You should never be over-friendly, but take the lead from the interviewer as to the tone of the discussion. If they are friendly and open, make yourself personable; if they are formal and reserved, be as businesslike yourself. Don't ramble and don't interrupt; if you feel you are going on too much, pause, collect your thoughts and summarise what you want to say. Research shows that successful job interviewees spend 50 per cent of the time listening, rather than doing all the talking.

Leave on the right note
Always express your interest in the job just before leaving. This doesn't mean saying anything desperate or false; just let them know that you are impressed with what you have seen so far, and that you look forward to hearing from them. Find out what the next step is; will they contact you or will you send them examples of your work? And then thank them for their time. You want to leave them with no doubt in their minds that you are the right person for the job.

The day after the interview, send a brief but polite letter or email saying how much you enjoyed meeting the interviewer, how interesting the discussion was, and how much you look forward to hearing from them. Keep it short and undemanding; selling yourself all over again will make you look desperate. Just say that you are very interested in the position, and thank them again for their time. Not only is it polite, but it puts you back in their mind in a positive way.

After it's all over, take time to think about the interview and write down what you think went wrong, and what you think came across well. Even if you don't get this job, you can only get better and better with each interview!

Practice makes perfect
Although you can never prepare for every eventuality in an interview, here are some of the common questions that come up:

  • Why did you apply for this job?
  • Why do you want to work for this company?
  • Why should I hire you?
  • What would you do if this happened?
  • What is your biggest strength?
  • What is your biggest weakness?
  • What was your worst mistake, and how did you learn from it?
  • What accomplishments in your last position are you most proud of?
  • Describe a challenge you faced and how you overcame it?
  • Why did you leave/ are you leaving your last job?
  • What do you want from this job?
  • What are your career goals and how do you plan to achieve them?

Saturday, April 12, 2008

Usah kikir, sombong jika diberi kekayaan

"Klk Grp" klk_grp@yahoo.com

Oleh Mohd Adid Ab Rahman

SESUNGGUHNYA Islam tidak pernah menghalang hambanya
mencari harta benda dan kekayaan yang menjadi lambang
serta kayu ukur kesenangan hidup manusia di dunia.
Bahkan, mencari kesenangan adalah satu keperluan demi
membina kehidupan sempurna dan sewajarnya.

Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: "Mencari kerja
yang halal itu adalah fardu selepas fardu." (Hadis
riwayat Bukhari)

Insan yang waras fikirannya sudah tentu tidak ingin
hidup dalam keadaan susah, tersepit dan miskin.
Lantaran itulah mereka sanggup bertungkus-lumus,
membanting tulang tanpa mengira penat dan waktu.

Ingin menjadi kaya raya, memiliki harta yang banyak,
tanah luas, kereta mewah, juga bukan halangan atau
satu kesalahan salam syariat jika kita mampu. Namun
Islam tetap memberi peringatan supaya manusia tidak
lalai dan hanyut dengan hartanya.

Firman Allah yang bermaksud: "Dijadikan indah pada
(pandangan) manusia kecintaan kepada apa yang diingini
iaitu wanita, anak, harta yang banyak daripada emas
dan perak, kuda pilihan, binatang ternak, ladang
sawah. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi
Allahlah tempat kembali yang baik (syurga)." (Surah
Ali Imran, ayat 14)

Memang tidak dapat disangkal lagi bahawa memiliki
kesenangan di dunia perkara yang dituntut asalkan
memenuhi beberapa syarat iaitu mempunyai niat baik
untuk mensyukuri nikmat, selalu merendah diri kepada
Allah dan sesama manusia serta tidak menghamburkan
harta melampaui batas.

Mempunyai niat baik untuk dapat bersyukur

Pelbagai bentuk kesenangan yang dikurniakan Allah,
sesungguhnya bukanlah untuk dibangga dan dimegahkan,
tetapi untuk disyukuri. Demikianlah sifat orang Islam
yang beriman. Tetap menganggap kesenangan dimilikinya
itu kurniaan Allah, bukan hasil dan usahanya atau
kepandaiannya.

Disebabkan itu, mereka senantiasa memanjat syukur
kepada-Nya. Allah sudah memberi jaminan keuntungan
besar bagi orang yang mahu bersyukur dengan nikmat-Nya
seperti terakam dalam firman-Nya yang bermaksud: "Dan
siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan
baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya
Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri." (Surah
Asy-Syura, ayat 27)

Menurut A Aziz Salim Basyarahil dalam bukunya 33
Masalah Agama, yang dimaksudkan dengan Allah
mensyukuri hamba-Nya ialah memberi pahala terhadap
amal hamba-Nya, memaafkan kesalahan dan mengampunkan
dosanya dan menambah nikmat kepada hamba-Nya.

Allah berfirman yang bermaksud: "Sesungguhnya jika
kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat)
kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka
sesungguhnya azab-Ku sangat pedih." (Surah Ibrahim,
ayat 7)

Selalu merendah diri kepada Allah sesama manusia

Walaupun sudah memiliki kekayaan yang melimpah ruah
dan dapat menikmati kesenangan hidup secukupnya di
dunia, seorang Muslim sejati terus menghambakan diri
kepada Allah bahkan semakin bertambah dekat dirinya
kepada Allah.

Imannya ketara meningkat dari semasa ke semasa. Tidak
pernah disibukkan dengan kemewahan dan kerja berkaitan
kekayaan yang digenggam. Lantaran dia tahu semua itu
adalah kepunyaan Allah.

Firman Allah yang bermaksud: "Dan apakah alasanmu
tidak menafkahkan hartamu pada jalan Allah, sedangkan
kepunyaan Allahlah warisan langit dan bumi." (Surah
al-Hadid, ayat 10)

Begitu juga terhadap sesama manusia, mereka tidak
sombong dan membanggakan diri dengan kemewahan menjadi
miliknya. Malah, sentiasa merendah diri, apa lagi
kepada orang yang tidak bernasib baik, miskin dan
dikepung kesempitan hidup.

Apabila ada saja peluang, ruang buat menabur bantuan
atau pertolongan kepada manusia lain, dia tetap
mengutamakan mereka terlebih dulu. Lantaran ia yakin
dengan kekayaan dibelanjakan itu hartanya tidak akan
berkurang dan kedudukannya pula sangat mulia di sisi
Allah.

Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud: "Harta tidak akan
berkurang dengan sedekah, dan Allah tidak menambah
kepada hamba-Nya yang memaafkan melainkan kemuliaan,
dan tidak tawaduk seseorang kepada Allah melainkan
Allah menaikkannya. " (Hadis riwayat Muslim)

Orang yang apabila memiliki kekayaan, jika imannya
tipis, sudah tentu akan bersifat kikir, lupa kepada
tanggungjawabnya terhadap Allah dan tidak menghiraukan
masyarakat sekeliling. Orang angkuh seperti itu sudah
tentu dimurkai Allah dan mendapat pembalasan setimpal
daripada-Nya.

Lihatlah sejarah hidup Qarun, dimusnahkan Allah
bersama harta kekayaannya sebagaimana terungkap dalam
firman-Nya yang bermaksud: "Dan Kami benamkan Qarun
berserta rumahnya." (Surah al-Qashas, ayat 81).

Tuesday, April 1, 2008

Quran on Jews and Christians

Ahumanb@

Quran on Jews and Christians
Since 9/11 drama, some neo-Zionist lovers (read: clownish agents) from 'Muslim' background have been tirelessly searching Quran to find out anti-Jew and anti-Christian verses to please their Masters! They also try to shed crocodile tears for Jews and Christians (read: Zionist Masters) after 'discovering' couple of apparently anti-Jew and anti-Christian verses in the Quran (Verse 3:28 and 5:51 ? Well, these verses address to terrorist/intoleran t Jews and Christians, not ALL. See 5:57 and 60:8-9, for crystal clear clarification. )! But they conveniently ignore many other verses that are directly in favor of Jews and Christians! Most surprisingly, these pagan mentality slaves try to hide what is written in the Jewish scriptures against Jesus, Christians and others!

Here are some Quranic facts about good Jews and Christians:
Quran is the only non-Jewish scripture in the world where Jews have been honored and protected [Quran 2:40 ; 2:47 ; 10:93; 44:30-32; etc.], and they have also been offered salvation if they follow their own scriptures [Quran 2:62, 5:69 and 22:17 ].

Quran is the only non-Christian scripture in the world where Jesus and Mary have been honored with very high regard [Chapter 19: Mary], and they (Christians) have also been offered salvation if they follow their own scriptures [Quran 2:62, 5:69 and 22:17 ].

On the other hand, there is no salvation for non-Jews in Judaism! There is no salvation for non-Christians in Christianity either! According to Judaism, all non-Jews (Christians, Hindus, Buddhists, Pagans, Islamic Murtads, etc.) will go to hell! According to Christianity, all non-Christians (Jews, Hindus, Buddhists, Pagans, Islamic Murtads, etc.) will be burned in hell for eternity!

*Muslims already believe in Moses and Jesus as Prophet of God, and as such they (Muslims) have nothing to be afraid of Judaism and Christianity!

*Majority Christians are not following the true teachings of Jesus. For example: Jesus himself never claimed to be God or the begotten Son of God; He never preached absurd Trinity; He never told his followers to worship him, in fact he used to pray to God; and so on.


------------ --------- -------
"The future religion of the educated, cultured and enlightened people will be Islam."
-- George Bernard Shaw

Mohd. Irfan Sonny tenang dalam Islam

"Dunya" reliefburden@yahoo.com.sg



Mohd. Irfan Sonny Abdullah.


LUMRAH makhluk yang bergelar manusia, tidak pernah puas dengan apa yang dimiliki. Oleh itu, apabila musibah dan dugaan melanda maka hati dan jiwa mudah terguris, kecewa sehingga membawa kepada putus asa.
Tekanan yang tiada henti ini sedikit sebanyak mengugat ketenangan dan kebahagiaan dalam kehidupan seseorang itu.
Hakikatnya, setiap individu manusia itu paling mendambakan ketenangan jiwa. Ini kerana dengannya, kita memperoleh ketenteraman, kepuasan, mensyukuri nikmat, semangat juang malah kekuatan dalaman dalam menghadapi ranjau kehidupan.
Salah satu rahsia yang dikongsi oleh Imam al-Ghazali, �Kebahagiaan yang sebenar lagi utama terletak pada kemenangan dalam memerangi hawa nafsu dan menahan kehendak-kehendak yang berlebih-lebihan�.
Kalau diamati ungkapan di atas, pastinya kebenaran jelas terbukti menerusi kisah pengislaman anak muda kelahiran Lawas, Sarawak, Sonny Mulong kira-kira tiga tahun lalu.
Apa tidaknya, akui Sonny hanya setelah bergelar Muslim, jiwanya benar-benar merasai nikmat tenteram dan aman yang sukar diluahkan dengan kata-kata.
Sedangkan, sebelum itu telah banyak cara beliau lakukan semata-mata inginkan kebahagiaan yang hakiki.
�Boleh dikatakan pencarian dalam kehidupan saya ialah tentang erti sebenar ketenangan. Bila berada di dalam lingkungan agama asal dahulu pun sukar saya temui ketenangan. Saya pernah mencarinya menerusi aktiviti yang tidak sihat seperti menjadikan minuman keras sebagai teman penenang.
Sayangnya, itu juga tidak berkesan.
�Saya rasakan hidup saya ini penuh kekosongan. Bagai ada yang tidak terisi terutamanya dalam naluri kejiwaan. Semua yang dilakukan, bagai tidak kena caranya. Namun, yang pasti, apabila sahaja terdengar laungan azan, hati ini tiba-tiba menjadi tenang, sekali gus menjadi titik tolak kepada pengenalan Islam secara lebih mendalam,� jelas Sonny dalam satu pertemuan di Masjid Saidina Abu Bakar di Bangsar, Kuala Lumpur, baru-baru ini.
Tambah Sonny, 27, yang memilih nama Mohd. Irfan Sonny Abdullah sebaik mengucap syahadah di ibu pejabat Pertubuhan Kebajikan Islam Malaysia (Perkim) pada 31 Januari 2005, pengetahuannya tentang agama Islam bukanlah baru serta cetek.
Sebenarnya, sejak di bangku sekolah rendah lagi, beliau telah terdedah dengan pelajaran agama Islam. Ditambah pula, ramai kalangan teman-teman sepermainan dan sekolahnya adalah terdiri daripada mereka yang beragama Islam meskipun berbeza kejiranan.
�Pada masa itu alunan azan menjadi tarikan awal saya kepada agama Islam, waima saya langsung tidak memahami pengertiannya. Waktu itu, alunannya yang mendayu-dayu begitu mengasyikkan dan membuat kita rasa segar.
�Apabila melangkah ke peringkat sekolah menengah, saya mula berani bertanya soalan-soalan yang lebih serius tentang Islam kepada teman-teman yang beragama Islam. Persoalan saya berkisar tentang tuhan Allah, terjemahan dan tujuan azan serta perbandingan agama Islam dengan agama kepercayaan saya pada masa itu.
�Namun, selepas menamatkan peperiksaan Sijil Pelajaran Malaysia (SPM), saya berhijrah ke Semenanjung Malaysia pada 1997. Dua tahun kemudian, semangat dan keazaman saya mendekati Islam boleh dikatakan membara. Ini kerana, menerusi pergaulan yang lebih meluas dengan masyarakat Melayu Islam dan mula diperkenalkan kepada Perkim,� cerita anak sulung daripada tiga beradik dari keturunan Murut ini.
Kata Mohd. Irfan lagi, walaupun sudah mengikuti beberapa siri kelas di Perkim, hatinya masih teragak-agak untuk memilih Islam. Pun begitu, bila memikirkan perjalanan kehidupan yang tidak berubah atau statik dan sentiasa tidak tenang, menyebabkan beliau nekad dengan pilihan untuk bergelar Muslim waima merahsiakannya daripada ahli keluarga atau menerima tentangan hebat mereka.
Membahayakan
�Saya mula terfikir, sampai bila hidup saya harus terus di dalam lara serta melakukan perkara yang tidak berfaedah dan membahayakan kesihatan diri? Kalaulah Allah ambil nyawa saya bila-bila masa, tentu saya di dalam kerugian kerana sudah tahu kesyumulan Islam.
�Mungkin apa yang menjadi penghalang pada masa itu ialah bagaimana reaksi kedua orang tua saya dan bagaimana saya hendak berhadapan dengan mereka bila digelar anak derhaka dan sampai bila mereka akan menyisihkan saya.
Saya tidak mahu, dianggap hendak peluk Islam kerana perkahwinan atau terburu-buru.
�Soal bertukar agama kepercayaan, bukanlah perkara main-main atau kecil. Sebaik bergelar Muslim, kita kena ada komitmen yang tidak berbelah bahagi kepada Allah Yang Esa, rasul, nabi, kitab dan ajarannya. Menjadi murtad, nauzubillah...,� azam Mohd. Irfan yang tidak akan berpatah balik dan bergelar Muslim sejati menjadi tunggak utama.
Apabila keputusan dibuat, saya memberitahu makcik yang boleh dikatakan bersikap terbuka. Itupun selepas dua bulan pengislaman. Beliau menerima dan menasihatkan saya supaya biarlah apa agama yang dipilih, perlu ada keyakinan yang jitu, bukan separuh jalan.
�Allah sahaja yang mengetahui keresahan dan betapa gemuruhnya perasaan bila berhadapan detik bersejarah itu. Namun, semuanya menjadi lega apabila saya memikirkan hasrat dan keinginan itu lahir daripada rasa keikhlasan, keyakinan dan tanpa paksaan.
�Alhamdulillah, apabila selesai melafazkan syahadah ketenangan yang saya cari selama ini benar-benar dirasai dan kegembiraan itu hanya Allah yang Lebih Mengetahui. Malah perasaan bimbang dengan reaksi keluarga hilang begitu sahaja dan digantikan dengan semacam satu semangat dan keyakinan.
�Dalam berahsia itu, saya mula ikuti kurus-kursus motivasi, pemantapan akidah dan banyak lagi bagi membantu pengukuhan ilmu Islam di dada. Saya ada menerima panggilan telefon daripada bapa yang meluahkan rasa marahnya dengan perlakuan saya yang membelakangkan mereka,� cerita Mohd. Irfan yang tidak pernah berputus asa menjaga hubungan meskipun menerima layanan dingin mereka.
Paling beliau terasa apabila perkahwinannya dengan gadis pilihan, Nor at-Tahirah Ismail turut diterima dingin. Pun begitu, air dicincang tidak akan putus, akhirnya kedinginan hubungan mereka menjadi erat kembali dua tahun kemudian.
Sikap berdiam dirinya serta mengakui kesalahan diri sedikit sebanyak melembutkan hati ahli keluarga yang lain. Bagi Mohd. Irfan diam bukannya kosong, suatu hari kelak akan dijelaskan mengapa Islam menjadi pilihan serta Islam membawa perubahan yang positif bukan sebaliknya.
Pasangan muda ini kini dikurniakan seorang cahaya mata lelaki bernama Mohd. Isma Israf, 11 bulan.

Quran asli .... SubhanaAllah..

"khair jalal" thetwinsman83@yahoo.com





\\\|///
\\ - - //
( @ @ )
o00o-(_)-o00o- --------- --------
Never take some one for granted...
hold every person close to your heart
because you might wake up one day
and realize that you've lost a diamond
while you were too busy collecting stones.
Luv..... Khair - 019-9270781, 012-8022627
-----------0ooo- --------- ---------
ooo0 ( )
( ) ) /
\ ( (_/
\_)

Pengertian Air zam zam

"ust" ust_siber@yahoo.com

Air zam zam

Suatu ketika Nabi Ibrahim (atas perintah Allah swt) beserta Ismail dan ibunya Hajar datang ke Mekkah, kemudian Ibrahim meninggalkan keduanya dengan membekali air dan kurma. Setelah beberapa lama persediaan air habis, maka naiklah Hajar ke bukit Shafa dengan harapan dapat menemukan pertolongan ataupun menemukan air, namun tidak terlihat apapun kecuali hamparan pasir dan pergunungan batu, kemudian Hajar lari ke bukit Marwa, namun di sanapun tidak terlihat apapun � demikian Hajar berlari-lari bolak-balik dengan panik antara Shafa dan Marwa hingga 7 putaran (dari Shafa ke Marwa 4 kali, dan Marwa ke Shafa 3 kali), dan dipuncak kelelahannya Hajar mendengar suara yang ternyata suara Malaikat mengepakkan sayapnya � dan muncullah air Zam-zam �(Usaha Hajar mencari pertolongan atau mencari air ini diabadikan dalam bentuk ibadah Sa�i).

Zam-zam, dalam bahasa Arab artinya �air yang melimpah� dan dapat juga berarti �minum dengan regukan sedikit-sedikit� .
Kemudian datanglah Kabilah dari Yaman yang dikenal dengan �Jurhum� menetap di sana. Ketika kesucian Ka�bah mulai tercemar oleh kemusyrikan, mata air Zam-zam pun ikut mengering dan sumurnya tenggelam hingga tidak diketahui keberadaannya selama beberapa abad. Suatu malam Abdul Muthalib (Kakek Nabi Muhammad) bermimpi, dalam mimpinya ia mendengar suara ghaib yang menyuruhnya menggali Zam-zam kembali. Abdul Muthalib menggali sesuai petunjuk dari mimpinya dan berhasil menemukan mata air Zam-zam untuk kemudian memperbaiki sumur air Zam-zam.

Sumur Zam-zam terletak di sebelah tenggara Ka�bah berjarak kira-kira 11 m. Dahulu kala air Zam-zam diambil dengan menggunakan gayung, namun pada tahun 1373 H. (1953 M.) dibangun pompa air yang menyalurkan air Zam-zam ke bak penampungan dan juga ke kran-kran yang ada di sekitar sumur Zam-zam. Berdasarkan penelitian, dibuktikan bahwa mata air sumur Zam-zam dapat memompa air antara 11 � 18,5 liter air /detik, sehingga per minitnya akan menghasilkan air 660 liter, berarti dalam 1 jam dapat menghasilkan air sebanyak 39.600 liter. Dari mata air ini terdapat celah ke arah Hajar Aswad dengan panjang 75 cm dengan ketinggian 30 cm yang juga menghasilkan air sangat banyak, ada pula celah ke arah pengeras suara dengan panjang 70 cm dan tinggi 30 cm, di samping beberapa celah kecil lainnya ke arah Bukit Shafa dan Bukit Marwa.
Beberapa keterangan mengenai sumur Zam-zam :

Celah sumur di bawah tempat thawaf 1,56 m.Kedalaman sumur dari bibir sumur 30 m. Kedalaman air dari bibir sumur 4 m. Kedalaman mata air 13 m. Dari mata air sampai dasar sumur 17 m. Diameter berkisar antara 1,46 � 2,66 m. Dahulu di atas sumur Zam-zam terdapat bangunan dengan ukuran 8,3 x 10,7 m, antara tahun 1381 � 1388 H. bangunan ini dibongkar untuk memperluas tempat thawaf, sehingga tempat air minum air Zam-zam dipidahkan ke ruang bawah tanah di bawah tempat thawaf, dengan 23 anak tangga dan dilengkapi dengan AC. Tempat masuk untuk lelaki & wanita dipisahkan, terdapat 220 kran di ruang untuk lelaki dan 130 kran di ruang untuk wanita. Sumur Zam-zam dapat dilihat dari ruang untuk pria yang dibatasi dengan kaca tebal. Saat ini sumur Zam-zam ditutup untuk umum.

Pada tahun 1415 H. dibentuk pejabat atau Lembaga di Mekkah yang bertugas khusus mengurusi air Zam-zam, dan saat ini telah membangun saluran untuk menyalurkan air Zam-zam ke tangki penampungan yang berkapasiti 15.000 m3, bersambung dengan tangki lain di bagian atas Masjidil Haram guna melayani para pejalan kaki dan musafir. Selain itu air Zam-zam juga diangkut ke tempat-tempat lain menggunakan trak tangki diantaranya ke Masjidil Nabawi di Madinah Al-Munawarrah.

Keutamaan dan fadhilat air Zam-zam antara lain:

Air Zam-zam berasal dari mata Surga (Maa�ul Jannah).Merupakan pemberian Allah atas doa Nabi Ibrahim as yang dikabulkan.Penentu hidup dan perkembangan kota Mekkah Al-Mukarromah. Bukti nyata eksistensi Allah swt di Tanah Suci.Menjadi nikmat agung serta membawa manfaat besar pada Masjidil Haram.Air terbaik yang ada di muka bumi.Terjadi melalui perantara Malaikat Jibril as.Berada di tempat paling suci di dunia.Air yang dipergunakan untu mencuci kalbu Rasulullah saw lebih dari satu kali.Rasulullah saw memberkatinya dengan air ludah beliau yang suci.Air yang berfungsi sebagai makanan (mengenyangkan) sekaligus obat untuk penyembuh segala macam penyakit.Dapat menghilangakan pusing kepala.Barang siapa melihatnya, insya Allah penglihatannya akan menjadi lebih tajam.Jika diminum dengan niat kebaikan, maka Allah swt akan mengabulkan sesuai niatnya.Keinginan untuk mengetahui seluk-beluk air Zam-zam merupakan tanda keimanan dan terbebas dari sifat nifaq (munafik).Air minum untuk orang-orang yang baik.Menjadikan badan kuat.Tidak akan pernah habis walau selalu diambil.Telah ada sejak 5.000 tahun yang lalu, sehingga menjadi sumur tertua di muka bumi. Di Masjidil Haram di Mekkah Al-Karromah, air Zam-zam bertebaran di halaman serta di dalam Masjidil Haram, diperbolehkan mengambil air Zam-zam dengan mengisikannya kedalam botol atau tempat air untuk dibawa pulang:

Di Mekkah Al-Mukarromah:

Di halaman Masjidil Haram:
Air Zam-zam dapat kita temukan di beberapa sisi halaman Masjidil Haram dalam sediaan berbentuk semacam dispenser khusus, terbuat dari logam yang dipasangi beberapa kran. Di dekatnya disediakan gelas plastik bersih dan juga tempat pembuangan gelas plastik pakai buang. Di sini air Zam-zam dapat kita pergunakan untuk wudlu juga, karena tidak jauh dari dispenser ini ada bagian lantai halaman yang diberi lubang untuk dapat mengalirkan air ke saluran pembuangan, jadi kita bisa mencuci kaki di sini. Di atas dispenser tertulis peruntukkannya, apakah �Men Only� atau �Women Only�, sayangnya jamaah tidak tertib, jadi campur aduk. Air Zam-zam di sini sejuk/dingin.

Di dalam Masjidil Haram:

Ada air Zam-zam yang ditempatkan pada tempat air minum terbuat dari fiber atau plastik berwarna cream yang dipasang sebuah kran di bahagian depan bawah, diletakkan pada sebuah dudukan yang tidak tinggi, jadi kalau mau mengambilnya harus berlutut atau bongkok. Di sebelah kiri & kanan setiap tempat air tsb disediakan juga gelas plastik bersih dan tempat pembuangan gelas plastik pakai buang. Beberapa tempat minum ini dijajarkan berdekatan untuk setiap lokasi yang rata-rata berjumlah 5 buah. Pada bahagian depan atasnya ditulis dengan huruf Arab (artinya tak tau) yang berwarna hitam dan hijau. Yang tulisannya berwarna hitam airnya dingin, sementara yang tulisannya berwarna hijau airnya tidak dingin, jadi bagi yang sedang demam atau batuk sebaiknya mengambil air yang tidak dingin. Sediaan air Zam-zam seperti ini bertebaran di dalam Masjidil Haram, hingga pada lantai 2 dan lokasi Sa�i lantai pertama.

Di beberapa bagian Masjidil Haram terdapat air Zam-zam yang khusus untuk berwudlu, semacam tempat cuci tangan yang ada kran-nya dipasang berderet (bentuk krannya agak unik), juga di sekitar tempat tersebut disediakan tempat khusus untuk mencuci kaki. Tempat wudlu seperti ini terdapat di lantai pertama maupun di lantai kedua. Air Zam-zam di sini dingin.

Di beberapa bagian Masjidil Haram juga disediakan dalam sediaan berbentuk semacam dispenser seperti yang terdapat di halaman Masjidil Haram, namun di atas dispenser ini terdapat tulisan �For Drinking Only� dan di bawahnya (Surprise !!!) tercantum tulisan �Hanya Untuk Diminum� (Orang Indonesia mungkin sering menggunakannya untuk hal lain sehingga perlu dicantumkan peringatan dalam Bahasa Indonesia � malu ya!). Sediaan seperti ini terdapat di lantai pertama dekat areal thawaf, juga di lokasi Sa�i lantai kedua. Air Zam-zam di sini dingin.

Di pinggir tempat thawaf disediakan dalam sediaan seperti yang terdapat di halaman, jadi air Zam-zam di sini pun dapat dipergunakan untuk wudlu. Hanya tidak tertulis peruntukkannya (Men or Women). Air Zam-zam di sini dingin.
Di Masjidil Nabawi di Madinah Al-Munawarrah, Air Zam-zam di sini ditempatkan pada tempat air minum terbuat dari fiber atau plastik berwarna cream sama seperti yang terdapat di dalam Masjidil Haram, hanya untuk air yang tidak dingin, tulisan Arab-nya berwarna biru.

Air Zam-zam diakui sebagai air mineral terbaik yang ada di dunia ini, namun untuk dapat menyembuhkan penyakit tidak bererti begitu saja diminum terus dapat menyembuhkan, sebab yang menyembuhkan bukanlah airnya, yang menyembuhkan adalah rahmat Allah yang diturunkan melalui air Zam-zam untuk hamba-Nya yang dipilih karena ketaqwaannya. Karena itu tertib meminum air Zam-zam harus dipenuhi, dengan diawali membaca niat secara ikhlas, kemudian menghadap ke arah qiblat membaca doa yang tulus dengan penuh keyakinan akan dikabulkan, sesuai dengan niat kita. Air Zam-zam berkhasiat, sesuai dengan niatnya (niat yang akan meminumnya).

Adab meminum air Zam-zam:


Berdoa sebelum meminum air Zam-zam sambil menghadap ke qiblat. Contoh doa sebelum minum air Zam-zam:
Allohuma inni as-aluka �ilman naa-fi�an, wa-rizqon waa-si�an, wa-syifaa-an min kulli daa-in wa-saqomin � biroh-matika yaa arhamar-roohimiin.

Ya Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang banyak, serta kesembuhan dari sakit dan penyakit � wahai dzat Yang Maha Pengasih.
Namun kita boleh juga membaca doa-doa yang baik yang lainnya.

Menggunakan tangan kanan untuk mengambil air Zam-zam, dan dengan membaca basmalah serta takbir (Bismillahi Allahu Akbar), basahilah bibir pada tegukan pertama, kemudian bacalah hamdalah dan menarik nafas 3 kali.Dengan membaca basmalah serta takbir, basahilah tenggorokan pada tegukan kedua, kemudian bacalah hamdalah dan menarik nafas 3 kali.Dengan membaca basmalah serta takbir, minumlah sepuasnya pada tegukan ketiga yang boleh dilanjutkan dengan membasahi bagian tubuh tertentu, kemudian bacalah hamdalah.Kemudian bacalah doa untuk kebaikan dunia & akhirat. Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang dipilih-Nya.

Sumber: Blog

Kejadian Siang dan Malam

"chipmunk_malaysia" chipmunk_malaysia@yahoo.com

Proses kejadian alam dari pandangan al Quran

Proses kejadian alam ini satu persoalan yang menarik sejak dari
zaman dahulu hingga ke hari ini. Manusia masih ingin mencari
kepastian asal usul kejadian alam ini. Bagaimana proses kejadiannya.
Bagaimana alam ini terjadi dan diciptakan. Manusia masih tercari-
cari jawapannya. Manusia tidak jemu-jemu dengan segala usaha dan
kemahiran yang ada untuk mencari jawapannya. Ahli-ahli sains hari
ini dengan teknologi tinggi dan canggih masih terus berusaha untuk
mencari rahsia kejadian alam ini.

Allah yang menciptakan alam ini tidak membiarkan manusia untuk
mencari jawapannya kerana Dia Maha Mengetahui akan kelemahan
hambaNya. Kelemahan manusia sungguh banyak contohnya kita tidak
boleh menjelajah jauh ke seluruh pelusuk alam untuk mengetahui
keadaan sebenar seluruh alam. Apa yang manusia boleh lakukan hanya
meramalkan berdasarkan dengan sedikit ilmu yang ada pada ketika itu.
Mungkin betul dan mungkin juga salah. Oleh kerana itulah Allah telah
memberitahu manusia jawapan bagaimana dan siapa yang menciptakan
alam ini. JawapanNya diterangkan di dalam al Quraan melalui
RasulNya. Di dalam al Quraan yang suci Allah menyebutkan Dialah yang
menciptakan alam semesta ini dengan kekuasaan dan kehendakNya.
FirmanNya yang bermaksud:

"Dan Dialah menciptakan langit dan bumi dengan benar. Dan
benarlah perkataanNya diwaktu Dia menyatakan, Jadilah lalu
terjadilah', dan di tanganNyalah segala kekuasaaan diwaktu
sangkakala ditiup. Dia mengetahui yang ghaib dan yang nampak. Dan
Dialah yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui"

al Anaam: 73

Allah telah menciptakan langit dan bumi ini melalui proses-proses
yang dikehendakiNya. Sebahagian daripada proses-proses kejadian alam
ini telah diterangkan oleh Allah dengan jelas di dalam al Quran.
Allah telah menerangkan bahawa kejadian langit dan bumi ini asalnya
daripada satu yang padu, kemudian dipisahkan menjadi langit dan
bumi. Firman Allah yang bermaksud:

"Dan apakah orang-orang kafir, tidak mengetahui bahawasanya langit
dan bumi itu kedua-duanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian
Kami pisahkan kedua-duanya. Dan daripada air Kami jadikan segala
suatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tidak juga beriman?

Ayat ini menerangkan asal kejadian alam semesta, terdapat tiga
maklumat penting yang terkandung di dalam ayat ini berkaitan dengan
kejadian alam semesta(Dr.Zakaria Awang Soh,1990)

~ Bahan yang membentuk alam semesta ini merupakan satu entiti (suatu
yang

wujud) tunggal.

~ Keseluruhan alam semesta, langit dan bumi adalah tercantum dalam
satu unit.

~ pemisahan berlaku secara sistematik untuk menghasilkan hukum-hukum
fizikal

dan peningkatan jirim (ordering matter)

Perkataan "ratq" membawa maksud memadukan unsur-unsur menjadi satu
jasad yang padu. Jasad yang padu inilah yang menjadi asal mula alam.
Perkataan "fatq" membawa maksud dipisahkan atau dipecahkan. Jasad
yang padu tadi kemudiannya melalui proses pemisahan. Bagaimana
proses pemisahan itu tidak dapat dijelaskan. Jika dilihat kepada
alam semesta yang wujud hari ini menggambarkan proses pemisahan ini
berlaku dalam satu kuasa pemisahan yang sungguh hebat dan amat kuat.

Proses pembentukan alam ini berlaku secara bertahap-tahap selepas
dari pemishan itu. Hal ini seperti yang disebut di dalam alQuraan
yang bermaksud;

"Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih
merupakan asap lalu Dia berkata kepadaNya dan bumi, Datanglah
kamu keduanya menurut perintahKu dengan suka hati atau terpaksa
keduanya menjawab 'kami datang dengan suka hati' Maka Dia
menjadikan tujuh langit dalam masa dua masa dan Dia mewahyukan pada
tiap-tiap langit urusannya. Dan kami hiasi langit yang dekat
dengan bintang yang cemerlang dan Kami perliharanya dengan
sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan yang Maha Perkasa lagi Maha
Mengetahui."
Fushilat : 11-12

Seluruh proses kejadian alam ini berlaku secara sistematik dengan
ukuran yang rapi dan tepat seperti yang disebut di dalam alQuraan

"Sesungguhnya Kami menciptakan tiap-tiap sesuatu menurut takdir
(yang telah ditentukan). "

AlQamar :49

Manakala alam semesta yang diciptakan oleh Allah ini sentiasa
mengembang atau keluasan alam ini sentiasa bertambah dari masa
kesemasa. Ini bermaksud segala apa yang ada di alam ini sentisa
bertambah terhadap masa. FirmanNya bermaksud:

"Dengan kemahiran dan kekuasaan Kami, Kami bangunkan langit dan
Kami kembangkannya"

Azariat : 4

Putaran bumi

Kita semua dapat hidup di atas muka bumi ini kerana bumi berputar di
atas paksinya dalam tempoh 24 jam sehari. Cuba bayangkan sekiranya
bumi ini tidak berputar, mustahil kita dapat hidup dengan aman dan
sentosa di permukaan bumi.

Dari putaran inilah terjadinya siang dan malam. Permukaannya yang
menghadap matahari akan mengalami siang manakala permukaan yang
membelakangkan matahari akan menjadi malam. Seandainya bumi tidak
berputar maka sudah tentu bahagian yang menghadap matahari akan
menjadi siang selama-lamanya hingga hari kiamat dan begitulah
sebaliknya.

Apakah yang akan terjadi sekiranya siang berlaku terus menerus?
Sudah pasti keadaan udara dan hawa dari saat ke saat, dari minit ke
minit dan dari jam ke jam akan menjadi bertambah panas. Dalam
tempoh 100 jam sahaja udara akan mencapai takat didih 100�C sehingga
lautan, tasik, danau, sungai dan sebagainya akan mendidih dan
menggelegak. Cuba anda bayangkan apa yang akan terjadi sekiranya
seluruh sungai, danau dan samudera mendidih airnya? Begitu juga
darah yang mengalir di dalam tubuh kita juga turut mendidih. Dalam
keadaan sedemikian, tidak ada satu pun makhluk yang dapat hidup.
Semuanya akan mati dan musnah menjadi debu-debu yang berterbangan.

Apa pula yang akan terjadi sesudah 100 jam atau 1000 jam berikutnya?
Bukan sahaja semua ini akan mendidih, bahkan semua permukaan bumi
ini sama ada benda-benda pepejal atau sebagainya, akan menjadi bara
api yang tersangat panas. Ketika itu, bukan setakat manusia sahaja
akan mati terbakar malahan bumi ini sendiri akan terbakar menjadi
debu dalam sekelip mata sahaja.

Kemudian apa pula yang akan terjadi sekiranya waktu malam berlaku
terus menerus sehingga hari kiamat? Hawa dan udara dari saat ke saat
dan seterusnya dari jam ke jam akan terus bertambah dingin sehingga
dalam tempoh 100 jam sahaja akan mencapai takat 0�C sehingga seluruh
air dan benda yang cair akan membeku menjadi ais yang pejal dan
keras. Mungkin di saat itu, manusia dan binatang-binatang masih
dapat hidup seperti keadaan di Kutub Utara dan Selatan. Namun
begitu, bagaimana pula keadaannya sesudah 100 jam atau 1000 jam
berikutnya? Apabila udara dan suhu menjunam turun ke bawah paras 0�C
maka sudah pasti akan lenyaplah segala kehidupan di muka bumi ini.

Kedua-dua ibarat ini harus kita fikirkan sedalam-dalamnya untuk
melihat betapa hebatnya kekuasaan Allah dan juga perlindungan- Nya
yang diberikan untuk kehidupan setiap makhluk khasnya kita sebagai
manusia yang dikurniakan akal fikiran yang sempurna. Firman Allah
s.w.t. yang bermaksud:

"Katakan pula, bagaimanakah pendapat kamu sekiranya Allah menjadikan
siang terus menerus sampai hari kiamat? Siapakah selain Allah yang
akan mendatang malam kepadamu yang kamu dapat beristirehat padanya?
Maka apakah kamu tidak memperhatikannya? Dan kerana rahmatnya-Nya,
Dia jadikan untuk kamu malam dan siang supaya kamu beritirehat pada
malam itu dan supaya kamu mencari sebahagian dari kurniaan-Nya (pada
siang hari) dan agar kamu bersyukur kepada-Nya."

(Al-Qasas: 72-73)

Dengan adanya putaran bumi siang dan malam maka keadaan hawa di
permukaan bumi ini menjadi seimbang dan sederhana iaitu tidak
terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Sehingga manusia, haiwan-
haiwan dan tumbuh-tumbuhan dapat hidup dengan selesa di permukaan
bumi ini.

Ya... semamangnya kita harus renungkan siapakah lagi selain Allah
yang dapat memutarkan bumi sebesar ini? Iaitu planet yang berukur
lilit 40,003 km dan beratnya beribu-ibu juta tan itu. Perkara ini
hendaklah kita fikirkan sedalam-dalamnya. Seterusnya hendaklah kita
selalu mengingati dan berterima kasih kepada Allah s.w.t. Janganlah
kita sekali-kali menjadi orang-orang yang seakan-akan tidak
mendengar dan melihatnya sedangkan kita mempunyai telinga, mata dan
akal untuk bersyukur memuji-Nya.

Peredaran Bumi Mengelilingi Matahari
Selain daripada berputar atas paksinya, bumi juga berputar
mengelilingi matahari dalam lingkaran orbitnya yang amat luas.
Ingatlah bahawa jarak antara bumi dengan matahari adalah 149,000,000
km dan putarannya mengambil masa selama 365� hari iaitu setahun
mengikut perkiraan kita.

Semasa beredar mengelilingi matahari, bumi akan berputar di atas
paksinya dalam berkeadaan condong. Maka sesetengah negara yang
terletak jauh dari garisan khatulistiwa akan lebih terdedah kepada
cahaya matahari lalu jadilah musim panas ataupun kurang menerima
cahaya matahari lalu jadikan musim sejuk. Sebagai akibat daripada
pergantian musim ini terjadilah pelbagai jenis tumbuhan dan buah-
buahan di permukaan bumi ini yang menjadi nikmat dan hikmah yang
amat besar kepada seluruh kehidupan di muka bumi.

Begitulah keadaannya dari semasa ke semasa dan silih berganti tanpa
henti-henti sehingga hari kiamat... akibat peredaran bumi di
sekeliling matahari. Firman Allah s.w.t. yang bermaksud:

"... Dan engkau lihat bumi ini kering tetapi setelah kami turunkan
air (hujan) padanya, ia menjadi lembut dan subur dan menumbuhkan
pelbagai macam tumbuhan dan buah-buahan yang cantik dan lazat."

(Al-Hajj: 5)

Firmannya lagi yang bermaksud:

"Dan kami hamparkan bumi itu dan kami letakkan padanya gunung-ganang
yang kukuh dan kami tumbuhkan padanya segala macam tanaman yang
indah dipandang mata."

(Qaaf: 7)

Jarak Di Antara Bumi Dengan Planet-Planet Lain

Kita sudah pun mengetahui jarak di antara bumi dengan matahari dan
semamangnya telah dapat dibuktikan menerusi sains dan nas-nas Al-
Quran bahawa jika jarak itu berubah sedikit sahaja maka terjadilah
kerosakan yang amat dahsyat di bumi.

Sekiranya bumi mendekati matahari dengan kadar lebih atau kurang
dari jarak yang sedia ada sekarang maka sudah pasti akan berlaku
mala petaka dan bencana-bencana alam yang tidak terkira dahsyatnya.
Begitulah juga bulan dan planet-planet lain, sekiranya terkeluar
sedikit dari orbitnya sama ada terlebih atau terkurang nescaya akan
berlanggaran antara satu sama lain.

Jarak tertentu yang ditetapkan oleh Allah s.w.t. bagi bumi di tengah-
tengah angkasa raya dan cakerawala-cakerawa la ini merupakan
perlindungan- Nya yang sangat besar faedah dan manfaatnya kepada
seluruh kehidupan di muka bumi. Lebih-lebih lagi untuk kehidupan dan
kesejahteraan hidup manusia. Semuanya ini harus kita renungkan.
Jangan sekali-kali kita gunakan akal dan fikiran semata-mata untuk
perkara-perkara yang kecil dan remeh sahaja seperti soal makan,
pakaian, perhiasan dan sebagainya. Mengapa kita tidak gunakan
keupayaan sebenar akal yang dikurniakan Tuhan iaitu untuk merenung
alam ciptaan-Nya seterusnya mendatangkan kesedaran, keyakinan dan
kegerunan kepada kebesaran Allah s.w.t. Ini selanjutnya dapat
membina sikap dan akhlak yang sentiasa bertunjangkan ajaran Islam
dan syariatnya. Menggunakan akal sedemikian barulah memberi faedah
yang sebenar-benarnya kepada manusia yang membawa kepada kebahagiaan
hidup dan jauh daripada amalan atau perbuatan yang merosakkan.
Firman Allah s.w.t. yang bermaksud:

"Ketahuilah bahawa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah
permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah
antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan
anak... Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang
menipu."

(Al-Hadid : 20)

Jika kita renungkan sedalam-dalamnya bahawa setiap bintang dan
planet itu bebas bergerak di angkasa raya, bergerak dan berputar
dari abad ke abad, masing-masing tetap pada jaraknya yang tertentu
maka sedarilah betapa hebatnya kukuasaan Allah s.w.t. dalam mengatur
segalanya sehingga saling tidak berlanggaran. Firman Allah s.w.t.
yang bermaksud:

"Matahari berjalan di tempat yang ditetapkan baginya. Demikianlah
Allah Yang Maha Gagah Lagi Maha Mengetahui. Sedangkan bulan kami
tentukan baginya tempat yang tertentu sehingga ia kembali berbentuk
seperti pelepah kurma yang kering (bulan sabit). Tiadalah matahari
mendekati bulan dan tidak pula malam mendahului siang sedang
semuanya beredar pada garis edarannya (orbit)."

(Yassin : 38-40)

Ulul Albab

"chipmunk_malaysia" chipmunk_malaysia@yahoo.com

Merenung kejadian Alam Cakerawala

Ulil Albab adalah gulungan yang diistimewakan dan yang disebut Allah
di dalam AlQuraan. Sebanyak 16 kali disebut di dalam AlQuraan. Ulil
Albab menggunakan kurniaan akal untuk merenung setiap kejadian di
alam semesta yang maha luas ini.

"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya
malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi Ulil Albab (orang yang
berakal)" AlImran :190

Imam AlGhazali menyatakan Sungguh, jalan untuk mengenal Allah
(ma'rifatullah) dan mengagungkanNya itu adalah dengan cara
memikirkan setiap mahlukNya, merenungkan keajaiban-keajaiban dan
memahamkan hikmah-hikmah yang terkandung dalam segenap ciptaanNya.

Al Quraan menjelaskan bahawa alam dan segala kandungannya adalah
dicipta oleh Maha Pencipta, Allah. Dia telah memerintahkan kepada
orang yang dikurniakan akal fikiran itu agar mengamati kejadian di
alam cakerawala ini. Firman Allah yang bermaksud:

Katakanlah : Perhatikanlah apa yang ada di langit dan di bumi.."
Yunus:101

Allah bukan sahaja Pencipta Alam tetapi juga memelihara, mengawal
dan mengurus segala juzuk alam dari sekecil-kecil hingga yang
sebesarnya. Semuanya tunduk kepada hukum dan peraturan yang telah
ditetapkan.
Lihat bagaimana Allah memerlihara perjalanan matahari yang bersaiz
99.9% dari saiz objek-objek sistem suria, mengharungi alam
cakerawala di orbitnya sejak dari mula ia diciptakan hingga ke hari
ini dan akan datang. Allah juga yang mengawal dan mengurus tentang
proses penghasilan tenaga matahari melalui proses tindakbalas
nuklear setiap saat sebanyak 4 x 1026 Joule sesaat menyamai 100
bilion 1 megaton bom nuklear. Tenaga yang hebat ini dibebaskan
setiap saat sejak dari zaman dahulu hingga kini dan akan datang.
Bagaimana pula kehebatan Pencipta yang mengatur perjalanan siang dan
malam. Bagaimana bahagian malam akan menutup bahagian siang bumi
dengan kelajuan 1700 km sejam (470 meter sesaat) dalam tempoh 24
jam. Setiap bahagian bumi mendapati siang dan malam mengikut
kadarnya yang tertentu. Bagaimana teliti dan hebat, Bumi yang besar
dengan diameter 12,756 km beredar laju dengan kelajuan 30 km sesaat
mengelilingi matahari sejauh 960,000,000 km dalam masa 365.25 hari.
Begitu juga bulan bagaimana teratur dan telitinya ia beredar
mengelilingi bumi dengan kelajuan 61.8 km sejam tanpa terlewat atau
tercepat dari masa yang ditetapkan.

Maklumat di atas yang ditemui melalui kajian sains menunjukkan
betapa jitu kuantiti setiap gerakan tersebut. Jika difikir dan
direnung dengan akal yang waras sudah tentu keadaan sebegitu berlaku
melalui satu perancangan dan pentadbiran yang teliti dan tidak
mungkin hal tersebut berlaku dengan sendirinya.

Some facts about different religions

Ahumanb@

Some facts about different religions
Judaism: The word 'Bible' is not in the Bible. Moses (PBUH) didn't have any idea about the Bible either! He never preached any religion by the name of 'Judaism'. The word 'Judaism' doesn't even exist in the Bible! If that is the case then where did the words like 'Judaism' and 'Bible' come from? And what religion did Moses preach? If it was not Islam then what is?
Christianity: The word 'New Testament' is not in the New Testament. Jesus (PBUH) didn't have any idea about the New Testament either! He never preached any religion by the name of 'Christianity' . The word 'Christianity' doesn't exist anywhere in the Bible or New Testament! Even Jesus never heard the word 'Jesus' during his lifetime! He never preached absurd Trinity (Father, Son and Holy Ghost)! The word 'Trinity' doesn't exist in the New Testament. Jesus never claimed to be God or the begotten Son of God. It is also an absurdity! He never told his followers to worship him. In fact he used to pray to God. Where did the words like 'Christianity' , 'New Testament' and 'Trinity' come from then? And what religion did Jesus preach? If it was not Islam then what is?
Hinduism: The word 'Rig-Veda' is not in the Rig-Veda. The word 'Bhagavad-Gita' cannot be found in the Bhagavad-Gita. The words 'Hindu', 'Hinduism' and 'Sanatana Dharma' do not exist in the Vedas and Bhagavad-Gita. Sri Ram or Sri Krishna never preached any religion by the name of 'Hinduism' either. None of them claimed to be the Creator of the Universe in human form. It is also an absurdity! Sri Ram didn't have any idea about Ramayana. Similarly, Sri Krishna didn't have any idea about Mahabharata and Bhagavad-Gita. The concept of 'Avatar' (God in human form) and 'Samsara' (cycles of birth and death) do not exist in the Vedas. So, where did the words like 'Hindu', 'Hinduism', 'Vedas', 'Bhagavad-Gita' , etc. come from? And what religion did Ram and Krishna preach? If it was not Islam then what is?
Buddhism: The word 'Tripitaka' is not in the Tripitaka. The words 'Buddhism' and 'Buddhist' do not exist in the Tripitaka either. Buddha never preached any religion/philosophy by the name of 'Buddhism'. If so, then where did the words like 'Tripitaka' and 'Buddhism' come from?
Islam: The words 'Islam', 'Quran' and 'Muslim' do exist in the Quran [2:185; 4:82; 5:3; 2:128; 2:131; etc.]. Muhammad (PBUH) did indeed claim to be a Messenger of God - a logical and rational claim. He also preached a religion by the name of 'Islam' (Peace and Submission to God). Quran was also written down during his lifetime under his supervision.
Now, if all the religious scriptures are considered to be divine, for the sake of argument, then Islam will be the only divine Religion in the World [Quran 3:19; 3:85]. This is the fact and reality - believe it or not! There is NO compulsion in religion [Quran 2:256; 109:6; 6:104; 18:29 ; 10:99; 17:15 ; 76:3].


------------ --------- -------
"The future religion of the educated, cultured and enlightened people will be Islam."
-- George Bernard Shaw

Finding faith - a personal account

SHAIK@

Rihab Alteraifi
Rihab Alteraifi
Rihab Alteraifi was brought up in a Muslim family but took it for granted; she didn't feel she had to do anything more than just be a Muslim.

Rihab felt that being a good person was more important than practising, and because she was a good person she didn't need to prove to Allah that she believed in him.

Over a period of time Rihab realised that something was missing in her life.
"I searched high and low, trying various things," said Rihab.

"I mean, I just did loads of stuff to fill up my time and hopefully fill up that empty feeling. But it never got filled up".

She talked to a lot of friends about it and one of her friends, a Christian, suggested to her that it was perhaps God that she was in search of - that is the only place she wasn't looking. After seeking some more she decided to practice Islam.

Since this decision, her life patterns are beginning to change so she can make time for prayer and buy halal meat.

So how did Islam fill what was missing in Rihab's life?

Fadhilat jadi wanita ISLAM

"TeMaN" raffizmy@yahoo.com

Buat sahabat-sahabat yang sudah berkahwin atau
bertunang serta yang tiada sebarang hubungan, harap
sampaikanlah artikel ini kpd para wanita......

1. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada
70 orang wali.

2. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada
70 lelaki soleh.

3. Seorang wanita yang jahat adalah lebih buruk
daripada 1,000 lelakiyang jahat.

4. 2 rakaat solat dari wanita yang hamil adalah lebih
baik daripada 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.

5. Wanita yang memberi minum susu kepada anaknya
daripada badannya (susubadan) akan dapat satu pahala
daripada tiap-tiap titik susu yangdiberikannya.

6. Wanita yang melayan dengan baik suami yang pulang
ke rumah di dalam keadaan letih akan mendapat pahala
jihad.

7. Wanita yang habiskan malamnya dengan tidur yang
tidak selesa kerana menjaga anaknya yang sakit akan
mendapat pahala seperti membebaskan 20 orang hamba.

8. Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang
dan suami yang melihat isterinya dengan kasih sayang
akan dipandang Allah dengan penuh rahmat.

9. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan
berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab
rumahtangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal
daripada suaminya, akan menjadi ketua 70,000 maalaikat
dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam
syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda
yang dibuat daripada yakut.

10. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari
kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh
Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati
anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadat.

11. Wanita yang memerah susu binatang dengan
"bismillah" akan didoakan oleh binatang itu dengan doa
keberkatan.

12. Wanita yang menguli tepung gandum dengan
bismillah", Allah akan berkatkan rezekinya.

13. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan
mendapat pahala seperti meyapu lantai di baitullah.

14. Wanita yang menjaga solat, puasa dan taat pada
suami, Allah akan mengizinkannya untuk memasuki syurga
dari mana-mana pintu yang dia suka.

15. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada
siang hari.

16 Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat pada
malam hari.

17. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun
solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya
Allah mengurniakan satu pahala haji.

18. Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas
bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid.

19. Jika wanita melayan suami tanpa khianat akan
mendapat pahala 12 tahun solat.

20. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempoh
(2 1/2 tahun), maka maalaikat-maalaikat di langit akan
khabarkan berita bahawa syurga wajib baginya.

21. Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya
yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun
solat dan puasa.

22. Jika wanita memicit suami tanpa disuruh akan
mendapat pahala 7tola emas dan jika wanita memicit
suami bila disuruh akan mendapat pahala tola perak.

23. Wanita yang meniggal dunia dengan keredhaan
suaminya akan memasuki syurga.

24. Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan
mendapat pahala80 tahun ibadat.

Pandangan: Amatlah mudah bagi seorang wanita untuk
menjejak Syurga.

Namun begitu mengapa terlalu ramai yang masih hidup
dalam kejahilan?

Sang suami pula perlu ingat, tidak kamu jejaki syurga
sebelum keluarga kamu menjejak syurga. Jangan ingat
hendak kahwin empat jika yang satu belum terbela.Yang
belum kahwin tu ingat, kamu terdedah kepada
kemungkaran. Iman akan dicabar sehebat-hebatnya ketika
ini. Pilih lah Syurga dan bukannya Neraka.

Siapa tahu, hari ini kita tak sampai ke rumah sebab
dipertengahan jalan kita bertemu Izrail.

Siapa tahu, hari ini hari terakhir kita berjumpa
pasangan kita sebab dipertengahan jalan, dia berjumpa
Izrail. Bagaimana rasanya ketika berjumpa Izrail?
Untuk yang beriman, macam 700 pedang yang tajam
mencucuk kamu dalam semua arah. Yang tak beriman,
bayangkan pisau potong daging kat pasar tu yang
tumpul.

Pisau tu menetak kepala kita macam mana orang
memecahkan tempurung kelapa. Kepala kita di kopak dua,
dipisahkan dengan kasarnya, ketika kita masih hidup.
Lepas tu di kapak-kapak kan kepala kita macam
tembikai. Itu baru bab kepala. Belum masuk tangan,
kaki, badan,etc... .

Dipetik daripada Bayan Masturat Oleh Syed Ahmad Khan;
Januari 1992.

Hadis nabi mengenai wanita.

Doa perempuan lebih makbul daripada lelaki kerana
sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki.
Ketika ditanya kepada Rasulullah akan hal tersebut,
jawab baginda, "Ibu lebih penyayang daripada bapa dan
doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia".

Nilai Seorang wanita solehah

Dibawah ini adalah beberapa petikan hadis yang
menyatakan mengenai kelebihan wanita solehah, mudah -
mudahan dengan membaca dan menghayati hadis ini akan
memberi kekuatan kepada kita untuk mengamalkan Islam
dalam erti kata yang sebenarnya.
Insya - ALLAH.

"Empat jenis, siapa yang diberi akan keempat - empat
jenis ini beerti dia telah memperolehi sebaik - baik
dunia dan akhirat. Iaitu hati yang selalu bersyukur,
lidah yang sentiasa berzikir, jiwa yang selalu sabar
dengan cubaan dan isteri yang tidak melakukan dosa dan
menzalimi suaminya".
Ath-Thabrani.

"Tidak perlu lagi seorang mukmin setelah ianya
bertakwa kepada ALLAH akan sebaik - baik keperluan
baginya selain dari isteri yang solehah. Jika ia
menyuruh isteri mentaatinya. Dan jika dia melihat
kepada isterinya, isterinya menyukakan hatinya. Dan
jika dia menyumpah memarahi isterinya, isterinya tetap
juga berbuat baik kepada suaminya. Dan jika suaminya
tiada dirumah dia menyimpan rahsia dan harta
suaminya".
Ibnu-majah.

"Janganlah kamu mengahwini wanita kerana paras rupa
yang cantik, mungkin paras rupa itu membawa
kehancuran, jangan kamu kahwini wanita kerana hartanya
kerana berkemungkinan harta itu membawa kepada
kezaliman. Tetapi kahwinlah wanita kerana agamanya,
seorang wanita hamba yang hitam yang menghayati agama
sesungguhnya lebih baik"
Ibnu - Majah.

Monday, March 24, 2008

About Starbucks

"Razali Abdullah" alsyamiraz@yahoo.com

ABU BAKAR SHIDDIQ RA. MENCERITAKAN KEISLAMAN DAN KESULITANNYA

"ust" ust_siber@yahoo.com

ABU BAKAR SHIDDIQ RA. MENCERITAKAN KEISLAMAN DAN KESULITANNYA

Ketika Islam mulai berkembang, orang-orang yang baru memeluk Islam akan menyembunyikan ke-Islamannya. Memang Rasulullah saw. pun menganjurkan hal itu agar mereka tidak dianiaya. Setelah pemeluk Islam berjumlah 39 orang, Abu Bakar r.a. meminta izin kepada Rasulullah saw. agar diperbolehkan mendakwahkan Islam secara terbuka. Tetapi Nabi saw. melarangnya. Namun karena Abu Bakar r.a. mendesak Nabi saw., maka akhirnya Rasulullah saw. mengizinkannya. Kemudian.Abu Bakar r.a. meng-ajak seluruh orang Islam untuk berkumpul di Masjidil Haram. Ketika itulah Abu Bakar r.a. mulai menyampaikan khutbahnya, dan itulah khutbah per-tama dalam sejarah Islam. Pada hari itulah Hamzah r.a., paman Rasulullah saw. memeluk Islam, dan pada hari ketiganya, Umar bin Khaththab memeluk Islam

Ketika khutbah dimulai, kaum muslimin diserang oleh orang-orang kafir dari segala arah. Mereka pun menganiaya Abu Bakar Shiddiq r.a. hingga tubuhnya berlumuran darah. Padahal Abu Bakar r.a. adalah seorang yang terkemuka dan dimuliakan oleh masyarakat Makkah. Hidung dan

telinganya mengeluarkan darah sehingga orang-orang tidak dapat mengenali-nya lagi. Dia ditendang, dipukuli dengan sendal, diinjak, dan segala bentuk penganiayaan yang dapat mereka lakukan. Akhirnya Abu Bakar r.a. pengsan. Ketika Banu Taim (kaumnya Abu Bakar r.a.) mendengar hal itu, mereka segera mengangkat tubuh Abu Bakar r.a.. Mereka sangat pesimis terhadap keselamatan Abu Bakar r.a.. Mereka segera naik ke Ka'bah dan mengumumkan, "Jika dalam peristiwa ini Abu Bakar meninggal dunia, maka sebagai gantinya kami akan membunuh Utbah bin Rabiah!" Mereka mengatakan hal ini karena Utbah bin Rabi'ah yang sangat berperanan dalam peng­aniayaan tersebut.

Abu Bakar r.a. masih dalam keadaan pengsan hingga sore hari. Dia baru dapat berbicara pada petang harinya, walaupun terasa masih sulit. Ucapannya yang pertama adalah, "Bagaimana keadaan Rasulullah?" Orang-orang yang berada di sekitarnya mengira bahwa hal itu terjadi karena Rasulllah saw.. Walaupun selama sehari penuh dia pengsan dan hampir meninggal, tetapi ketika dia sadar, yang ditanyakannya adalah keadaan Rasulullah saw. Ini adalah karena rasa cintanya kepada Rasulullah saw.. Akhirnya mereka meninggalkan Abu Bakar r.a. dengan perasaan kesal.

Ternyata Abu Bakar r.a. masih mempunyai harapan untuk hidup dan mulai dapat berbicara. Ibunda Abu Bakar r.a. menyuruh Ummu Khair agar menyiapkan makanan dan minuman untuk Abu Bakar r.a.. Setelah siap, makanan itu dihidangkan kepada Abu Bakar r.a., namun dia menolak makanan tersebut. Keinginannya ketika itu hanyalah berita tentang kese­lamatan Rasulullah saw. Dia menyuruh ibunya agar menanyakan Rasulullah saw. kepada Ummu Jamil r.a. (saudara perempuan Umar r.a.). Karena per-mintaan anaknya yang terluka parah itu, maka ibunya menunaikan permintaan itu dengan pergi ke rumah Ummu Jamil r.a..

Setibanya di sana, ibunda Abu Bakar r.a. bertanya kepada Ummu Jamil r.a. tentang keadaan Rasulullah saw.. Ummu Jamil r.a. menyembunyikan ke-Islamannya karena dia baru memeluk Islam. Ummu Jamil r.a. berkata, "Saya tidak kenal dengan Muhammad dan Abu Bakar, tetapi izinkanlah saya melihat keadaan anakmu Abu Bakar." Maka mereka berdua segera menemui Abu Bakar r.a. yang terluka parah. Ummu Jamil r.a. menangis ketika melihat keadaan Abu Bakar r.a. yang terluka parah. Dia berkata, "Apa yang dila-kukan oleh orang-orang jahat itu? Semoga Allah saw. membalas kelakuan mereka." Lalu Abu Bakar r.a. bertanya kepada Ummu Jamil r.a., "Bagaimana keadaan Rasulullah?" Ummu Jamil r.a. memberi isyarat kepada Abu Bakar r.a. karena khawatir perkataannya akan didengar oleh Ummu Khair r.a., ibunda Abu Bakar r.a. yang ketika itu belum memeluk Islam. Abu Bakar r.a. berkata, "Jangan khawatir tentang ibu saya. Kabarkan kepada saya tentang keadaan Rasulullah." Ummu Jamil r.a. menjawab, "Alhamdulillah, beliau berada dalam keadaan baik dan sehat." Abu Bakar r.a. bertanya lagi, "Di manakah beliau berada saat ini?" Ummu Jamil r.a. menjawab, "Beliau berada di rumah Arqam r.a." Lalu Abu Bakar r.a. bersumpah, "Demi Allah, saya tidak akan makan dan minum, sebelum berjumpa dengan Rasulullah."

Sebenarnya ibunya sangat ingin memberi makan kepada Abu Bakar r.a., tetapi karena Abu Bakar r.a. bersumpah bahwa dia tidak akan makan sebelum berjumpa dengan Nabi saw. maka akhirnya ibunya tidak dapat menahan keinginan anaknya itu. Kemudian ibunya menunggu sampai jalan di depan rumahnya menjadi sepi, agar mereka dapat bertemu Nabi saw. tanpa diketahui orang.

Pada malam harinya, diajaklah Abu Bakar r.a. ke rumah Arqam r.a. untuk menjumpai Rasulullah saw.. Setelah keduanya bertemu, maka Abu Bakar r.a. segera memeluk Rasulullah saw.. Demikian juga Rasulullah saw. keduanya menangis, dan semua kaum muslimin yang ada di situ pun menangis, karena terharu melihat keadaan Abu Bakar r.a.. Kemudian Abu Bakar r.a. memperkenalkan ibunya, Ummu Khair kepada Rasulullah' saw. dan berkata, "Wahai Rasulullah, dia adalah ibu saya, berdoalah untuknya dan bujuklah dia agar mau memeluk Islam." Kemudian Rasulullah saw. men-doakan hidayah untuknya dan mengajarkan tentang Agama Islam. Dan saat itu juga, ibunda Abu Bakar r.a. masuk Islam.

Hikmah dari kisah di atas:

Seringkali orang menyatakan cintanya apabila berada dalam keadaan senang, gembira, dan menguntungkan. Tetapi cinta sejati hanya akan terlihat jika berada dalam keadaan sulit, musibah, dan tidak menguntungkan, namun perasaan cinta masih tetap bertahta di hatinya.