"ust" ust_siber@yahoo.com
keterangan ttg babi
bagus info nih...semoga bermanafaat buat muslim dan non muslim..
semoga bermanfaat.
Ada orang asing bertanya (ilmuwan) kepada salah seorang ulama mengenai hewan babi ini.
Ilmuwan : Haramnya haiwan Babi bagi org muslim adalah disebabkan karena banyaknya parasit dan kotoran dalam hewan ini. Dengan semakin canggihnya ilmu kedoktoran, bukankah mungkin nantinya haiwan ini dapat dibersihkan dari virus dan parasit yang mematikannya? Apakah nantinya haiwan babi yang bersih ini akan menjadi halal?
Ulama : Haramnya babi bukan karena hal itu saja. Tetapi ada sifat babi yang sangat diharamkan untuk umat Islam?
Ilmuwan : Apakah itu?
Ulama : Cuba anda buat kandang2. Satu kandang anda isi dengan 2 ekor ayam jantan dan 1 ekor ayam betina. Satu kandang lagi anda isi dengan 2 ekor babi jantan dan 1 ekor babi betina. Apakah yang terjadi pada haiwan2 dalam kandang tersebut? bolehkah anda menekanya?
Ilmuwan : Tidak.
Ulama : Mari kita lihat sekarang. Pada kandang pertama dimana ada 2 ekor ayam jantan dan 1 ekor ayam betina. Yang terjadi adalah 2 ekor ayam jantan tersebut berkelahi dahulu untuk memperebutkan 1 ekor ayam betina tersebut sampai ada yang menang atau kalah. Dan itu sesuai dengan kudrat dan fitrah manusia diciptakan.
Ilmuwan : Pada kandang babi?
Ulama : Ini yang menarik. Pada kandang kedua, yaitu kandang babi, 2 ekor babi jantan itu tidak berkelahi untuk memperebutkan babi betina tersebut, tetapi yang terjadi adalah 2 ekor babi jantan tersebut malahan menyetubuhi secara beramai2 babi betina tersebut dan juga terjadi hubungan homoseksual antara kedua ekor babi jantan tersebut setelah selesai dengan si betina. Hal inilah yang jelas2 bertentangan dengan fitrah umat manusia. Bila umat Islam ikut2an memakan babi, maka ditakuti umat Islam akan mempunyai sifat dan karakteristik seperti babi ini.
Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
"Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging haiwan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-redai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Maidah (5): 3).
Mengapa Islam Mengharamkan Babi (Terjemahan)
Berikut ini tulisan mengenai pengharaman darah dan babi dalam Islam, diulas dari sudut pandang logika dan ilmu kesihatan. Semoga bermanfaat.
Bob: Tolong beritahu saya, mengapa seorang Muslim sangat mementingkan mengenai kata-kata "Halal" dan "Haram"; apa arti dari kata-kata tersebut?
Yunus: Apa-apa yang diperbolehkan diistilahkan sebagai Halal, dan apa-apa yang tak diperbolehkan diistilahkan sebagai Haram, dan Al-Qur'an lah yang menggambarkan perbedaan antara keduanya.
Bob: Dapatkah anda memberikan contoh?
Yunus: Ya, Islam telah melarang segala macam darah. Anda akan sependapat bahwa analisis kimia dari darah menunjukkan adanya kandungan yang tinggi dari uric acid (asam urat?), suatu senyawa kimia yang bisa berbahaya bagi kesehatan manusia.
Bob: Anda benar mengenai sifat beracun dari uric acid, dalam tubuh manusia, senyawa ini dikeluarkan sebagai kotoran, dan dalam kenyataannya kita diberitahu bahwa 98% dari uric acid dalam tubuh, dikeluarkan dari dalam darah oleh Ginjal, dan dibuang keluar tubuh melalui air seni.
Yunus: Sekarang saya rasa anda akan menghargai metode[cara] prosedur khusus dalam penyembelihan haiwan dalam Islam.
Bob: Apa maksud anda?
Yunus: Begini... seorang penyembelih, selagi menyebut nama dari Yang Maha Kuasa, membuat irisan memotong urat nadi leher haiwan, sembari membiarkan urat-urat dan organ-organ lainnya utuh.
Bob: Oh begitu... Dan hal ini menyebabkan kematian haiwan karena kehabisan darah dari tubuh, bukannya karena cedera pada organ vitalnya[penting] .
Yunus: Ya, sebab jika organ-organ, misalnya jantung, hati, atau otak dirosak, haiwan tersebut dapat meninggal seketika dan darahnya akan menggumpal dalam urat-uratnya dan akhirnya mencemari daging. Hal tersebut mengakibatkan daging haiwan akan tercemar oleh uric acid, sehingga menjadikannya beracun; hanya pada masa kini lah, para ahli makanan baru menyadari akan hal ini.
Bob: Selanjutnya, selagi masih dalam topik makanan; Mengapa para Muslim melarang pengkonsumsian daging babi, atau ham, atau makanan lainnya yang terkait dengan babi?
Yunus: Sebenarnya, diluar dari larangan Al-Qur'an dalam pengkonsumsian babi, bacon[daging babi]; pada kenyataannya dalam Bible juga, pada Leviticus bab 11, ayat 8, mengenai babi, dikatakan, "Dari daging mereka (dari "swine", nama lain buat "babi") janganlah kalian makan, dan dari bangkai mereka, janganlah kalian sentuh; mereka itu kotor buatmu." Lebih lanjut lagi, apakah anda tahu kalau babi tidak dapat disembelih di leher karena mereka tidak memiliki leher; sesuai dengan anatomi[kajian atau pengetahuan mengenai bahagin tubuh] alamiahnya[bersifat semula jadi]? Muslim beranggapan kalau babi memang harus disembelih dan layak bagi konsumsi[penggunaan barang2] manusia, tentu Sang Pencipta akan merancang haiwan ini dengan memiliki leher. Namun diluar itu semua, saya yakin anda tahu betul mengenai kesan-kesan berbahaya dari komsumsi babi, dalam bentuk apapun, baik itu "pork chops", ham, atau bacon.
Bob: Ilmu kedoktoran mengetahui bahwa ada risiko besar atas banyak macam penyakit. Babi diketahui sebagai inang[tempat] dari banyak macam parasit dan penyakit berbahaya.
Yunus: Ya, dan diluar itu semua, sebagaimana kita membicarakan mengenai kandungan uric acid dalam darah, sangat penting untuk diperhatikan bahwa sistem biochemistry babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan uric acidnya, sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya. Mohon diteruskan[dihantar ] kepada semua rakan Muslim dan Non-Muslim.. . Ini dapat menjawab sebagian pertanyaan mereka, khususnya jika kalangan non-Muslim bertanya mengapa Umat Islam tidak boleh mengkonsumsi babi.
Sumber: Ibrahim Ali Ahmad [Indonesia]
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment